|
||||
ENTERTAINMENT
Berita
PT.SUNDA NETWORK MENJADI NARASUMBER PADA TEMU KEMITRAAN KUMKM | PT.SUNDA NETWORK MENJADI NARASUMBER PADA TEMU KEMITRAAN KUMKM |
|
PT. SUNDA NETWORK dipercaya sebagai Pembicara/Nara Sumber oleh pihak KKB (Klinik Konsultasi Bisnis) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah, provinsi Jawa Barat pada TEMU KEMITRAAN KUMKM SE – JABAR. Kegiatan yang di ... laksanakan pada hari Selasa, 24 November 2009 ini dihadiri tidak kurang dari 50 para pengusaha KUMKM dari kota dan kabupaten se provinsi Jawa Barat. Bapak Dadan Hudayana selaku Managing Director PT. SUNDA NETWORK dalam paparan dan presentasinya mengungkapkan bahwa kegiatan pertemuan tersebut harus diimplementasikan sesegera mungkin. Betapa tidak, potensi yang sungguh sangat luar biasa yang dimiliki para pengusaha KUMKM ini hanya berjalan ditempat saja. Dari hasil pengamatan dan analisa yang dilakukan Bapak Dadan mengenai alasan belum optimalnya kerjasama ini dikarenakan oleh beberapa permasalahan di bawah ini, diantaranya : 1. Masih lemahnya sistem manajemen dari pihak SENTRA KUMKM 2. Potensi sangat besar tetapi kurang memiliki nilai jual 3. Belum optimalnya update informasi tentang potensi sentra industri KUMKM kepada pihak biro perjalanan 4. Sistem kerjasama masih banyak y ang tidak difasilitasi kedalam bentuk mou/ skb 5. Aksesibilitas, sarana & prasarana belum standard internasional 6. Pengaturan sistem tata niaga antar stake holder 7. Belum optimalnya sistematika pelayanan kepariwisataan di tingkat provinsi serta kota dan kabupaten sebagai “panduan protap acuan pelayanan kepada wisatawan” 8. Pola pembangunan sarana kepariwisataan terutama daya tarik wisata, daerah tujuan wisata serta kawasan strategis pariwisata belum sinergis dengan kebutuhan penyusunan paket wisata Untuk melakukan optimalisasi kerjasama yang saling menguntungkan ini, maka perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Pihak sentra wajib membuat PROFILE usaha dan membuat standar sistematika pelayanan kepada wisatawan 2. Pengemasan produk yang berorientasi pada pasar dan mempunyai nilai jual 3. Menyusun sistem pelayanan kepada wisatawan dari setiap “sentra-sentra” baik dari segi sdm dan sistematikanya (contoh : welcome drink – prosesing/workshop – penjelasan singkat – penjualan) 4. Membuat MOU sebagai bentuk kongkrit kerjasama antara sentra-sentra dengan biro perjalanan wisata terutama BPW yang berpotensi sebagai tour operator dan tour organizer terutama masalah pengaturan TATA niaga 5. Komitmen akan kepastian harga jual barang/jasa kepada wisatawan 6. Melakukan promosi bersama kepada daerah – daerah yang berpotensi dalam bentuk road show dengan kegiatan travel fair dan table top/travel exchange 7. Pihak pemerintah selaku pembina dan fasilitator senantiasa memberikan dukungan pengembangan SDM dan dukungan permodalanan untuk meningkatkan produksi Semoga dengan kerjasama yang dijalin ini akan memberikan peningkatan pendapatan diantara kedua belah pihak serta masyarakat lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang lebih peduli dengan keberadaan indutri kepariwisataan ini. |
|
| ||||||||||||||||||