|
Source: release Date: November 17, 2008 PRESS RELEASE Konfirmasi dari video “Monster Air Pantai Ancol” HEWAN ITU TAK BERBAHAYA BAGI MANUSIA
Jakarta, 15 November 2008 Sehubungan dengan munculnya video “Monster Air Ancol” di You Tube, pihak manajemen Ancol mengumpulkan langsung mengumpulkan data di lapangan, termasuk instansi lain yang terkait. Drs. Indra Aswandy, ahli Crustacea, Pusat Penelitian Oceanografi, LIPI, mengatakan binatang yang kini ramai dibicarakan bukanlah carnivora. Binatang ini sifatnya sebagai parasit ikan dan tidak berbahaya bagi manusia.
Ia menambahkan binatang tersebut termasuk dalam kelompok isopoda, dengan jenis cirolana atau kemungkinan rocinela. Binatang tersebut tidak mempunyai sifat seperti piranha. Mereka justru takut apabila didekati manusia . Ia hanya mempunyai cengkeraman yang sifatnya dapat menempel di ikan seperti pada insang, rahang maupun sirip ikan. Berbagai jenis crustacea juga menjadi bio indicator tertentu, seperti kesuburan, minyak atau pencemaran. Namun jenis cirolana atau rocinela bukanlah menjadi biokator pencemaran. Binatang ini seringkali kita lihat di tepi pantai ataupun batu-batuan, dengan arus yang sedikit, mereka akan menjadi kumulatif atau lebih banyak dijumpai.
Dra. Rianta Pratiwi Afriadi Msc, juga mengatakan ada beberapa jenis crustacea yang sifatnya menjadi pengurai atau decomposer. Hanya mendekati makhluk yang sudah menjadi bangkai saja. Rianta menambahkan jenis crustacea berkembang biak dengan cara bertelur—larva—meases—juvinile— dewasa. Jenis cirolana berkembang biak dengan moulting atau berganti kulit.
Manajemen Ancol pun melakukan pengumpulan informasi dari nelayan perahu wisata di pantai Ancol. Salah satunya , Usman, seorang nelayan yang selama 20 tahun berada di kawasan Ancol. Usman memastikan apabila ia tidak pernah melihat hewan serupa yang memakan tubuh manusia. Ia menambahkan apabila terdapat hewan jenis tersebut, ia dan nelayan lain yang berada di pantai Ancol pasti menjadi pihak yang tahu pertama kali. Pendapat yang sama dilontarkan oleh Yayat, seorang nelayan perahu wisata yang sudah melaut di pantai Ancol selama 30 tahun. Memang sering terdapat binatang serupa, namun ia sering menempel di bawah perahu. Yayat juga mengatakan binatang tersebut tidak akan menggigit atau melukai manusia. ****(end) sumber: ANCOL.COM - http://www.ancol.com/newsroom_detail.php?pkid=338
|